UKK Angkatan Pertama Jurusan BRF SMKN 4 Kendari
Jurusan Broadcasting dan Perfilman SMK Negeri 4 Kendari melakukan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) pada 16-22 Februari 2025. UKK ini berjalan di Studio BRF SMKN 4 Kendari dan merupakan yang pertama kalinya bagi Jurusan Broadcasting dan Perfilman (BRF). Ada 3 Kelas 12 dari Jurusan BRF yang mengikut UKK ini dan terbagi dalam beberapa kelompok pada setiap kelasnya.

Uji Kompetensi Keahlian jurusan Broadcasting dan Perfilman merupakan ujian untuk mengukur sejauh mana keterampilan dan pengetahuan peserta didik dalam bidang ini. UKK ini sebagai salah satu syarat kelulusan siswa kelas 12 khususnya pada program keahlian Broadcasting dan Perfilman. Broadcasting berkaitan dengan penyiaran, baik itu televisi, film, maupun media digital.
UKK angkatan pertama jurusan Broadcasting dan Perfilman SMK Negeri 4 Kendari kali ini siswa-siswa kelas 12 yang terbagi dalam beberapa kelompok membuat sebuah project program tayangan televisi, yakni program tayangan Feature dan Film Pendek. Project tersebut sudah mereka produksi sebelumnya dan saat UKK, siswa mempresentasikan hasil karya mereka masing-masing di depan para penguji.
Ketua Jurusan BRF SMK Negeri 4 Kendari, Mutasrin, S.Kom., mengatakan pada UKK angkatan pertama jurusan BRF ini tidak ada kenadala yang begitu berarti. Karya para siswa pun sudah mampu memenuhi kompetensi pada jurusan ini. “Siswa antusias dalam menyelesaikan project mereka, meskipun ada beberapa kendala teknis namun semua bisa mereka atasi. Hasil karya mereka pun diluar ekspektasi, meski perlu beberapa perbaikan, secara keselurusahn mereka sudah mampu membuat sebuah tanyangan feature ataupun film pendek,” jelasnya.
Tujuan Uji Kompetensi Keahlian Broadcasting dan Perfilman
Uji kompetensi ini bertujuan untuk memastikan bahwa peserta didik siap memasuki dunia kerja. Berbagai profesi di bidang media penyiaran dan perfilman dengan keterampilan yang memadai. Ujian ini juga bertujuan untuk menilai dan memberikan sertifikasi. Sertifikasi ini dapat menjadi bukti bahwa peserta telah menguasai keterampilan yang relevan dengan dunia industri.
Salah satu penguji dari LPP TVRI SULTRA, Agnes Luhfianingrum, S.ST. mengugkapkan bahwa siswa telah melaksanakan rangkaian tahapan produksi dalam membuat paket acara sesuai ketentuan ujian praktek yang ada. Tahapan penting ini menjadi tolak ukur bagi mereka sebelum memasuki dunia kerja. Mereka mampu membuktikan kreatifitasnya yang tercurah dalam program feature dan film pendek yang sudah mereka buat. “Secara garis besar, semua telah memenuhi kompetensi sesuai profesi yang ada dalam produksi program acara. Dan mereka dapat mengembangkan kreatifitasnya lebih banyak lagi degan cara tidak pernah berhenti berkarya,” ungkapnya.




Secara keseluruhan, UKK dalam bidang Broadcasting dan Perfilman sangat penting dalam mempersiapkan siswa untuk dapat berkarir di industri kreatif. Terutama di media massa dan produksi film yang terus berkembang. Para siswa pun cukup antusias mempersiapkan diri dengan membuat karla lalu memaparkan karya mereka kepada para penguji. Mereka mengaku banyak ilmu pengetahuan baru yang mereka dapatkan dengan mengikuti UKK ini. ms
